Mengutarakan perasaan selalu jadi hal yang asing untukku,
Bagaimana tidak, aku besar dengan menumpuk setiap perasaan yang aku rasakan,
Aku besar dengan tidak mengenali setiap perasaan dan apa yang harus aku lakukan,
Aku besar dengan tidak mengenali setiap perasaan dan apa yang harus aku lakukan,
Maka aku tumbuh dengan bersikap keras pada diri sendiri,
Jika bukan perasaan gembira, jangan sekalipun tunjukkan,
Maka menangis selalu jadi hal memalukan,
Bersedih kuanggap suatu kesalahan,
Ketakutan selalu kusembunyikan,
Tubuh sakitpun tak kuhiraukan.
Belum lagi ketika diri melakukan kesalahan,
Kuhukum diri sendiri dengan berlebihan,
Menganggap diri ini adalah sebuah bentuk kegagalan,
Menganggap diri ini adalah sebuah bentuk kegagalan,
Putus asa sering sekali datang mengusulkan diri agar jadi pilihan,
Jika bukan Allah Tuhanku, dan bukan Islam agamaku,
Mungkin menyerah sudah kupilih di setiap medan perang.
Entahlah, walau mereka bilang iri denganku,
Mereka hanya tidak tahu,
Setiap hal yang kudapatkan,
Tak semua dapat memuaskanku.
Karena ternyata yang kubutuhkan hanyalah didengar dan dipedulikan,
Yang kubutuhkan hanyalah mengakui setiap perasaan,
Bukan pujian akan prestasi atau pun kepopuleran.




