Monday, 16 November 2020

Alert!! curhat detected

 Bismillaahirrahmanirrahiim,

Assalamu'alaikum,


Halo semua~ apa kabar? yay finally nulis lagi!

Hampir lupa kalau punya blog, and I was a bit surprise ketika baca tulisanku beberapa tahun lalu, se-lebay itu, tapi namanya juga jiwa muda yang masih berkembang dan belajar, aku cukup maklumi diriku pada masa itu (padahal skrg masih lebay hahahaa).


It's 23.30 now!!!

"besok ngga akan begadang lagi" kataku berkata pada diri sendiri sehari yang lalu setelah 3 hari begadang. Well, the fact is far from what I've been planned. I dont know if it's a mistake or a good thing, but I've always been greedy for many things especially everything about experiences and knowledges. Karena terlalu banyak yang diambil, maka butuh pula lebih banyak waktu untuk menyelesaikannya. And voilaaa~ selamat begadang berhari-hari! (:

Lagi ada di fase Semangat banget ngerjain ini itu dan belajar banyak hal. Merasa ada banyak ketertinggalan yang harus dikejar dan dipelajari. Tapi karena terlalu serakah dan tidak diperhitungkan secara matang malah berujung pada konsekuensi banyaknya tugas yang harus diselesaikan. Well, having a lot of activites is good, but if it's too much, you should think about it again and make sure that you can take responsibility of what activities you've chosen.

Alhamdulillaah, sudah 2 hal yang terselesaikan, masih ada dua lagi tugas alias jobdesk lain yang harus dikerjain yang masing-masing tugas itu beda bidang. Sempet sampe sakit kepala dan mumet bgt tadi sore karena ada salah satu kerjaan yang cukup menguras energi dan pikiran. Awalnya bingung mesti gimana karena bener-bener udh stuck dan kepala rasanya sakit dan berat untuk bekerja. And then I realize that was my limit. I stop myself around 2 or 3 hours from work. Walau  sebenernya deg-degan karena dateline udah mepet. Tapi dari dua jam ini aku bener-bener menarik diri, I was telling everything to my best listener, Allah azza wa jalla. Having a deep conversation with Allah is always been the best choice, no matter how are you feeling. You can tell Him that you are tired, happy, sad, or anything else and He always been there listening to you.

Anyway, tiba-tiba nulis kaya gini adalah salah satu cara untuk membuang perasaan atau hal-hal negatif yang ada pada diri tanpa merugikan orang lain (kecuali yg baca blog ini, haha). Tapi ini serius, daripada marah-marah atau pasang wajah tidak menyenangkan di depan orang lain, it's better to write your own feelings. Banyak tokoh-tokoh, baik tokoh psikologis atau bukan yang menyarankan menulis sebagai salah satu cara penyaluran emosi negatif. So, you can try it!